Wednesday, January 29, 2014

Jangan Mau Pilih Caleg yang Ngasih Uang

Pak Rusli dan PKS
Cerita ini bukan narasi, bukan juga fiksi tapi reaksi. Reaksi seorang warga Samarinda Seberang, yang 100 persen bukan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bukan juga partisan. Dia hanya seorang warga yang tinggal di kawasan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, dan kebetulan bertamu di rumah yang saya datangi.

Saya sendiri saat itu sedang bersilaturahmi dengan pemilik rumah, di jalan Hasan Basri (eks jalan Merak), Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Minggu (26/1) siang lalu.

Awalnya agak cangung. Bukan karena tamu tadi seorang pria dan saya perempuan. Namun rokok di tangannya benar-benar membuat saya kurang nyaman berada di sekitarnya. Apa mau dikata, pintu sudah dibuka dan saya tidak mungkin buru-buru pergi tanpa dapat kepastian, apakah keluarga yang saya datangi ini menerima PKS di tengah-tengah keluarganya atau tidak.

Monday, January 27, 2014

Mereka Bicara Toleransi di TV One

Caleg PKS Mustofa Nahra yang mewakili PKS mendapat HASIL POLLING PEMIRSA tertinggi (32,34%) dalam "DUEL KANDIDAT" di TvOne malam ini (27/1) jam 19.00 dengan tema "Caleg Adu Visi Bicara Toleransi".

Semua kandidat membawa SUPPORTER dari partainya masing-masing. TAPI Kang Mus, panggilan Mustofa Nahra, tidak membawa suporter PKS.

Ketika ditanya KENAPA ga bawa? Dia jawab, "Maaf kami gak bawa massa, karena kader PKS lagi ngurusin banjir."

Kemenangan PKS dalam "DUEL KANDIDAT" kali ini sangat spesial karena ini tema yang paling esensi dalam nilai-nilah kebangsaan: Toleransi.

Elegi Cinta dari Bumi Beruang Madu

Hari ahad (26/01/14) lalu warga balikpapan menjadi saksi aksi peduli kader-kader keadilan sejahtera. Tepatnya di sekitar Pasar Pandansari, Balikpapan Barat. Di lokasi inilah, kader-kader DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Balikpapan Barat bersama DPD PKS Balikpapan kembali menujukkan cintanya dengan menggelar aksi peduli bertajuk PKS (Pasar Kita Sehat).

Para kader disiagakan di sepanjang Pasar. Masing-masing telah dibagi tugasnya. Ada kader yag bertuga membagikan sarapan kepada para penjual, ada pula Kader yang menyapu dan memungut sampah di pinggir jalan, sementara kader akhwat turun melakukan pelayanan kesehatan gratis disana. Tak ada guratan lelah di wajah mereka karena cintanya mereka kepada warga kota Balikpapan ini. Bahkan, para kader ikhwah tidak canggung sedikit pun untuk mengambil sampah dan lumpur yang menumpuk di selokan sepanjang jalan pasar yang terkenal carut marut dan kumuhnya ini.

Ketika Cinta Bertemu Politik...


1- Apakah mungkin dua kata ini bisa bertemu: politik dan cinta.
2- Politik punya defenisinya sendiri, sebagaimana dengan cinta dia juga punya maknanya sendiri
3- Politik identik dengan kekuasaan Lahiriah, namun Cinta adalah kekayaan batiniah
4- Saat Politik bertemu dgn cinta maka dia akan menjadi memelihara setiap kehidupan in
5- Saat Cinta bertemu dgn politik, akan menumbuhkembangkan kehidupan ini
6- Politik itu memelihara, namun cinta itu menumbuhkembangkan
7- Politik itu kendaraannya, namun cinta itu yang mengendalikannya

8- Politik itu busurnya, namun cinta itu membimbing anak panahnya

9- Politik tanpa cinta menjadikannya beringas, namun cinta tanpa politik membuatnya tak bertenaga

10- Politik itu kerja berbasis akal, namun Cinta bekerja berbasis hati

Dari Banjir dan Silaturahim, Belajar Mengelola Negara

Negeri ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Banyak ragam agama, suku, dan budaya. Semua bersatu dalam bingkai Nusantara. Siapapun yang kelak memimpin negeri ini tidak boleh mengabaikan fakta sejarah ini. Dan PKS hadir untuk belajar mengelola berbagai perbedaan dalam semangat kesatuan...


DPD PKS Kota Semarang Melakukan APEL SIAGA RELAWAN BENCANA di Lokasi Korban Banjir, Ahad (26/1/2014). 120 Kader PKS hadir dalam acara ini. Usai Apel, Relawan PKS dibagi menjadi 8 Tim, salah satunya menuju perumahan Genuk Indah. Ada 6 RW di wilayah ini yang sudah terendam banjir selama seminggu terakhir. Bantuan Logistik sudah diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang dan beberapa kelompok masyarakat. Tetapi masih temporer.

Alhamdulillah, selain membawa ratusan nasi bungkus, Relawan PKS juga membawa dua pompa sedot air untuk menangani rumah warga yang rumahnya tergenang hingga ke dalam.

Friday, January 24, 2014

Ada PKS dan Imlek dalam Jawa Pos

Untuk kesekian kalinya PKS mendapatkan "iklan" gratis dalam media cetak mainstream. Setelah beberapa waktu yang lalu ada PKS dalam liputan relawan banjir Jakarta oleh Detik.com, maka yang terbaru dalam pekan ini adalah munculnya PKS dalam suasana imlek di koran nasional Jawa Pos. Sepertinya keduanya sama-sama di luar kesengajaan sang fotografer beritanya. Sederhananya adalah ini takdir Yang Maha Kuasa.

Terlihat dalam gambar tersebut seorang bapak yang mengenakan kaos PKS sedang menyiapkan lampu lampion di sebuah kelenteng untuk menyambut perayaan Imlek yang jatuh pada akhir bulan Januari nanti. Gambar tersebut tercetak cukup besar di Halaman Utama (halaman 3) koran Jawa Pos edisi Senin 20 Januari 2014. Semoga pesan yang bisa tersampaikan adalah PKS partai politik yang terbuka, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi toleransi dalam bingkai kerukunan antar ummat beragama dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Mengatasi Masalah dan Musibah dengan Sinergi

(Kamis, 23 /1/14) pagi yang belum nampak sinar matahari DPD PKS Kudus sudah sibuk bekoordinasi dg tim relawan DPW PKS Jateng yg baru nyampe pukul 01.00 wib di kantor PKS Kudus setelah aksi di Jepara.

Setelah berkoordinasi, tim relawan dibagi 5 titik bencana di kec jati, kec jekulo,  kec mejobo dan kec kaliwungu yang ditangani oleh kader dan kepanduan dpd pks kudus. Sementara tim relawan DPW PKS Jateng dialihkan ke Pati untuk tangani banjir disana.

Hujan deras yang tak kunjung reda membuat debit air di sejumlah titik di beberapa desa di kabupaten Kudus semakin meninggi. Hingga pagi ini ada di beberapa titik ruas jalan protokol di Kudus digenangi air hampir mencapai 50 cm. Sementara yang bisa kami laporkan di kecamatan Kaliwungu tepatnya di desa Setrokalangan dan Karangturi banjir sudah mencapai 170cm dan kemungkinan akan terus bertambah tinggi sejalan dengan hujan yang semakin lebat dan tak kunjung berhenti.

Thursday, January 23, 2014

Menembus Banjir, Menebar Cinta

"Terima kasih kepada Relawan PKS yang telah berani menembus banjir membawa bantuan sampai kesini,” kata Sulikin, salah satu warga Desa Kirig, Kudus.

KUDUS - Menghadapi situasi darurat bencana banjir dan longsor di kawasan pantura Jawa Tengah, tim Quick Response Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng berkoordinasi dengan warga dan aparat setempat untuk melakukan langkah evakuasi.

“Kita mendirikan posko di masing- masing kota, seperti di Welahan Jepara, Mejobo Kudus, Juwana Pati dan hari ini kita membuka posko banjir di Genuk dan Mangkang Semarang,” terang Amir Darmanto, Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Jateng, Kamis (23/1/2014).

Wednesday, January 22, 2014

Kisah Cinta: Dari Depok, Kudus, hingga Manado

Relawan PKS ketika mengangkut sampah dan membersihkan lumpur
Relawan PKS ketika mengangkut sampah dan membersihkan lumpur

Manado – Aksi sosial yang dilakukan relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), untuk membantu para korban bencana di Manado terus berlanjut. Mulai dari Kelurahan Ternate Tanjung, Ternate Baru, Kampung Arab, dan seputaran Kecamatan Singkil, lumpur serta sampah yang berserakah akibat banjir dibersihkan relawan PKS PEDULI.
Koordinator penanggulangan bencana PKS PEDULI Sulawesi Utara, Syarifudin Saafa ST saat ditemui menuturkan beberapa target yang telah dilakukan relawan PKS, bersama dengan rencana aksi selanjutnya yang dilakukan PKS Sulut untuk penanganan bencana di Manado.

Pengajian Maulid Nabi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)

Balikpapan - Tanggapan miring mengenai penghuni Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) kerap kali muncul, lantaran orang yang tinggal ditempat tersebut pernah melakukan tindakan kriminalitas sehingga penjara merupakan hukuman bagi pelakunya. Hal tersebut tidak berlaku bagi PKS, PKS memandang para penghuni LAPAS tetap memiliki hak untuk mendapatkan perhatiannya dan hidup secara sosial sebagaimana manusia lainnya.

Dalam kesempatan kali ini, Wakil Ketua DPRD Propinsi Kaltim dari Fraksi PKS  (FPKS) Ustadz Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si. (tiga dari kanan) dan Habib Umar, mengisi acara maulid di Lapas Balikpapan pada tanggal 6 Januari lalu. Disamping itu pula dihadiri Pejabat Angkatan Laut dan Wakil Ketua DPRD Balikpapan dari Fraksi PKS  yaitu drg. Syukri Wahid (dua dari kanan). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriah.

Monday, January 20, 2014

Mungkin Inilah Bedanya Mereka

JAKARTA - Politkus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Achmad Rilyadi, mengajak semua pihak untuk saling peduli dan berbagi dengan para korban banjir yang melanda Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Rilyadi menuturkan bahwa kader PKS di setiap titik telah disiapkan untuk membantu penanggulangan dampak banjir di DKI Jakarta kali ini.

"Sejumlah relawan di setiap titik bencana banjir, khususnya di Jakarta Barat dan Utara telah disiapkan karena di wilayah ini termasuk yang paling parah," kata dia saat meninjau langsung posko penanggulangan banjir PKS di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (19/1/2014).

Semuanya Bersaudara, Semuanya Berhak Kita Bantu

Kebaikan akan selalu menjadi kebaikan. Kebaikan berbanding lurus dengan rasa bahagia. Bahagia telah memberi, bahagia telah meringankan beban orang lain, bahagia karena keikhlasan membantu orang lain. Dan bahagia versi kader PKS adalah ketika tangannya mampu meringankan beban orang lain, ketika kakinya melangkah untuk membantu orang lain dan ketika fikiran, hati serta jiwanya mendo'akan kebaikan untuk orang lain.

Siang kemarin (15/1) Herman Saragih kader PKS Serdang Bedagai berkesempatan membantu Ibu Irmayanti untuk mengurus kartu BPJS-Kesehatan. Irmayanti datang ke kantor DPD PKS Sergai menggunakan becak. Dan BPJS itu ternyata untuk ayahnya yang sedang sakit (opname di RS). Alhamdulillah kartunya beres.

Presiden diantara Pengungsi Korban Banjir Jakarta

JAKARTA - Musibah banjir yang melanda Jakarta masih belum surut. PKS yang sejak awal menerjunkan para relawan dan kadernya untuk membantu penanganan korban banjir, hari ini (Sabtu, 18/1) mendapat suntikan modal semangat dengan hadirnya Presiden PKS Anis Matta ke posko-posko bantuan korban banjir yang didirikan PKS.

Sebetulnya, hari ini ada jadwal kegiatan temu kader PKS dengan Anis Matta, tapi oleh Anis Matta acara itu dibatalkan agar kader fokus membantu korban banjir yang sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan dari berbagai pihak.

Musibah Banjir dan Sepenggal Kisah Kebersamaan

JAKARTA - (Sabtu, 18/1) Posko Banjir PKS Rawajati kedatangan rombongan remaja gereja dari Jakarta Central Church of Seventh Day Adventist yang berkolaborasi dengan kelompok muda lain dari berbagai macam agama, infhluend.

Koordinator  mereka adalah Mba Cheche, menyerahkan bantuan kepada koordinator posko Banjir PKS, Mba Nora. Diserahkan 150 paket perlengkapan mandi, seperti odol, sabun, sikat gigi, handuk, serta pampers. Masih ada lagi pakaian layak pakai,  30 paket makanan ringan untuk anak – anak serta juga aqua besar.

Wednesday, January 15, 2014

Peta Baru Indonesia: Seindah Pelangi

1. Saat ini #TantanganPKS adalah melanjutkan upaya merebut kembali kepercayaan publik..
2. Menang di beberapa pilgub dan pilbup mungkin bisa jadi bukti.. tapi itu belum cukup..
3. #TantanganPKS selanjutnya adalah membuktikan kata terbuka untuk seluruh bangsa..
4. Bukan hanya dengan membuka pintu untuk non muslim..
5. Tapi terutama dengan mewakili kepentingan semua kelompok..
6. Tinggalkan politik aliran yang hanya menciptakan ketegangan yang tidak produktif..
7. Diluar sana ada mayoritas baru : kelas menengah baru indonesia..
8. Dengarkan apa yang menjadi perbincangan mereka..
9. Diluar sana ada generasi baru yg native-democracy..

Tuesday, January 14, 2014

Tentara: "Waah PKS sudah Duluan yaa, Hebat" #BanjirJakarta

"Layani semua korban Jakarta banjir tanpa melihat agama, etnis, maupun partai.. Nilai kita di mata Allah dan manusia adalah kerja-kerja kita.. yang diniatkan untuk Allah dan berguna bagi manusia... Kerja yang bagus, tidak akan berkurang nilainya karena kritik.. kerja yang kurang bagus tidak akan bertambah nilainya karena sanjungan.., Kritik manusia tidak akan menjerumuskan kita ke neraka.. Sanjungan manusia juga tidak akan mengantar kita ke surga..Ini zaman ketidakpercayaan, bicara saja dengan kerja.." [Presiden PKS Anis Matta]

1. JUDULNYA : AYO BANTU JOKOWI *Biar gak mainstream

2. Notification whatsapp berkali kali berbunyi di gadgetku, ketika kubuka ada 15 percakapan di salah satu grup PKS Kalisari (Jakarta Timur).

3. Terkaget, ternyata ada pemberitahuan 3 titik wilayah kelurahan Kalisari kebanjiran. Segera kami pun menuju lokasi. Wkt mnunjukkan pukul 20.00WIB (Ahad, 12/1)

Monday, January 13, 2014

AYKTM: Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani


Slogan “Apapun Yang Terjadi, Kami Tetap Melayani”#AYTKTM – terbukti bukan sekedar slogan kosong tanpa realisasi bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Diterpa cacian bertubi-tubi sepanjang tahun 2013 lalu, bencana alam yang menerpa sejumlah daerah di Lampung pada awal tahun ini justru jadi kesempatan beramal soleh bagi para kader PKS di lokasi-lokasi bencana.

Bukan hanya kadernya, bahkan para pimpinan PKS pun turun langsung bersama warga bergotongroyong memberikan bantuan. Pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Gisting dan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus (9/1), Sekum Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Lampung Akhmadi Sumaryanto terjun langsung bersama sejumlah kader PKS membersihkan lumpur yang merusak rumah warga.

Ada Pemilu atau Tidak: Tetap Melayani Masyarakat

Balikpapan - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Balikpapan Tengah,menggelar bakti sosial pengobatan gratis, Minggu (12/1/14).

“Kegiatan ini rutin kami lakukan, bukan hanya menjelang pemilu saja atau musim kampanye, tetapi  sudah menjadi agenda rutin PKS,” kata Ketua DPC PKS Balikpapan Tengah,Sandi Ardian,ST ketika membuka sambutan dalam acara tersebut.

"Selain pengobatan gratis, bakti sosial yang dilaksanakan di RT 16 Kelurahan Gunung Sari Ulu itu juga dijadikan ajang silaturahmi temu kader, simpatisan dengan masyarakat sekitar," pungkas Ketua DPC PKS Balikpapan tengaj yang juga menjadi caleg PKS Dapil Balikpapan Tengah nomor urut 2.

Beginilah Cara Mereka Menyambut Banjir


JAKARTA - Tanpa mau berpangku tangan dan menyalahkan siapapun, Kader dan Relawan PKS pun tak tinggal diam. Sejak hari pertama musibah banjir, kader dan relawan PKS sudah mendatangi lokasi lokasi banjir. Kader dan relawan PKS menerjang banjir untuk membantu evakuasi korban banjir salahsatunya di daerah Ciracas dan Kalisari Jakarta Timur. Berbekal senter dan pelampung, Kader dan Relawan PKS melakukan evakuasi warga tengah malam (Ahad, 12/1).

Thursday, January 9, 2014

Tukang Sol Sepatu Jadi Caleg PKS

Hartoyo jadi caleg dari PKS. "Itu amanah dari Tuhan, dari masyarakat."

VIVAnews - Bagi sebagian orang, menjadi calon legislatif (caleg) tentu saja harus bermodal besar. Di tengah situasi masyarakat yang pragmatis, ongkos politik akan begitu besar. Tapi tidak bagi Hartoyo Jabaruddin.

Pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 5 Agustus 1973 ini punya pandangan lain. Bapak dua anak yang berprofesi sebagai tukang sol sepatu ini percaya diri maju menjadi caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2014-2019 meski modal minim.

Wednesday, January 8, 2014

Banjir dan Angin Puting Lampung Timur: Langsung Sigap Bantu Warga


Lampung Timur (9/1) - Kader PKS Lampung Timur terjun membantu warga di wilayahnya yang menjadi korban banjir. Hujan besar disertai puting yang mengguyur sebagian besar wilayah Lampung sejak Rabu (8/1) dini hari menimbulkan banjir besar di kawasan tersebut.

Sedikitnya 60 rumah penduduk mengalami kerusakan dan 30 rumah diantaranya rusak berat di Kampung Karanganyar, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Anggota Gugus Pandu Reaksi Cepat (GPRC) Partai Keadilan Sejahtera Lampung Timur (PKS Lamtim) Adam Bakri mengatakan, timnya langsung terjun ke lokasi bencana untuk membantu warga. Tim pendahuluan bahkan segera datang dini hari pasca kejadian dengan membawa tim kesehatan.

Antara Lawan dan Re-Lawan (Rahasia Hati)

Masih ingat dengan kisah masuk Islamnya Umar bin Khaththab? Semula berniat membunuh Rasulullah saw, akhirnya Umar memutuskan memeluk Islam usai mendengar indahnya lantunan surat Thaahaa dari bibir Fathimah. Hidayah menyelinap ke dalam jiwanya, bak palu godam yang menghantam benteng-benteng keangkuihan dan kebenciannya kepada Islam. Kisah yang mirip terjadi di suatu malam di Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, tahun lalu. Bermula ingin merekam  pertemuan warga kampung tersebut dengan anggota DPRD F-PKS Kabupaten Bekasi Ust. Zainudhin, seorang mandor akhirnya mengubah haluan politiknya. Dari pembenci PKS menjadi pendukungnya.

Tuesday, January 7, 2014

Pengamat Politik UI: PKS punya Positioning Berbeda

DEPOK- Doktor Universitas Indonesia, Reni Suwarso, memuji Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang punya positioning berbeda dibandingkan partai lainnya. Hal ini ia ungkapkan dalam diskusi kebijakan publik dan bedah platform yang diselenggarakan oleh Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP UI hari ini (7/1).

“Kehadiran PKS di  perpolitikan Indonesia ini bagus karena  memberikan alternatif yang berbeda dalam spektrum partai politik di Indonesia,” ungkap panelis Reni Suwarso yang membandingkan PKS dengan parpol lainnya. Reni menyebut beberapa partai besar di Indonesia umumnya punya spektrum dan positioning hampir serupa.