Friday, April 4, 2014

Kampanye PKS dalam Pandangan Polisi


1Militansi dan Soliditas massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah tidak diragukan lagi, Setelah sukses menyelenggarakan Kampanye Akbar di Stadion Gelora Bung Karno (16/3) dengan massa sekitar 150 ribu orang., kini giliran PKS DIY mengulanginya. Kampanye Akbar Nasional dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo Sleman (25/3) dengan menghadirkan sekitar 10 ribu massa.

Mengusung tajuk “ Putihkan Maguwo” kader dan simpatisan mengenakan atribut dominan putih. Selain itu dimunculkan juga icon Pocong sebagai representasi Golongan Putih. Digambarkan tokoh Pocong sendiri mengkampanyekan Tolak Golput. Sekaligus menyampaikan pesan bahwa PKS siap tetap menjadi putih di tengah buramnya potret politik Indonesia.

Massa PKS datang dengan tertib dan minim konvoi. Massa hadir dari seluruh penjuru kabupaten dan kota se-DIY. Kampanye diawali dengan Shalat Ashar berjamaah di lokasi pada pukul 15.00 WIB. Dilokasi Kampanye juga tampak disediakan Tempat Penitipan Anak (TPA) dengan fasilitas pendaping dan arena bermain.


Kampanye Akbar Nasional PKS ini menampilkan juru kampanye DR. Sukamta (Ketua DPW PKS DIY) dan Ahnad Sumiyanto, MSI (Ketua DPP PKS). DR Sukamto dalam orasinya menyampaikan bahwa PKS DIY siap mengawal keistimewaan DIY, mewujudkan kesejahteraan rakyat, serta terus melayani masyarakat DIY tanpa henti. “PKS berdasarkan survey Internal optimis menembus posisi tiga besar di DIY. Hal ini menjadi modal politik kami untuk membela kepentingan demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan warga DIY” tegas Doktor lulusan Inggris ini.

Galeg DPR RI ini menutup orasi dengan mengajak seluruh parpol menjunjung pemilu damai serta kampanye yang mendidik. “ Kampanye bagi PKS adalah sarana pendidikan politik. Masyarakat bisa melihat sendiri, setiap kampanye kami sangat minim konvoi apalagi dengan motor blombongan. PKS juga telah menghimbau agar tidak membawa anak dan menyediakan tempat penitipan anak. Terima kasih atas dukungan, doa, dan partisipasi seluruh warga Jogja” pungkasnya.

Ahmad Sumiyanto, MSI selanjutnya naik panggung dan lantang berorasi seputar keseriusan PKS memberantas korupsi dan memajukan Indonesia. “PKS berharap warga DIY menjadikan data KPK menjadi parpol yang paling sedikit tersandung kasus korupsi se-Indonesia. PKS berharap warga DIY menjadikan data ini sebagai pertimbangan memilih pada tanggal 9 April nanti. Ini adalah bukti konsistensi kami mencegah dan memberantas korupsi. Setiap tindakan hukum aparat terkait kasus kader, PKS juga selalu mendukungnya secara propordional” imbuh lelaki kelahiran Kulonprogo ini.

Kampanye diselingi beberapa pentas seni yang religius, berbudaya jawa, dan nasionalis, Kampanye berakhir tepat pukul 17.00 WIB dengan iringan doa kemenangan sekaligus permohonan agar Jogja yang istimewa selalu dalam limpahan rahmat Tuhan.

Dalam kegiatan tersebut diadakan pengamanan dari Polres Sleman, Polda DIY dengan kekuatan 200 personil dipimpin Waka Polres Sleman Kompol Angling Guntoro, SiK, selaku Waka Ops Res, kegiatan berakhir dalam situasi aman kondusif.  (humas depok timur)

Sumber: http://polressleman.org/ribuan-massa-pks-putihkan-stadion-maguwoharjo/

No comments:

Post a Comment